KPM Samarinda: Merawat dan Memakmurkan Masjid

View previous topic View next topic Go down

KPM Samarinda: Merawat dan Memakmurkan Masjid

Post by SlowbosSMR on Fri Feb 03, 2017 3:31 pm



Masjid atau mushlola sejatinya tak hanya sekadar tempat beribadah. Pun, di lingkungannya, masjid memiliki kehidupan sosial yang mencerminkan kehidupan masyarakat.

Karenanya, memelihara masjid serupa dengan memelihara kehidupan sosial sehingga terbangun kepedulian untuk saling menjaga dan merawat masjid. Peran masyarakat menjadi penting dalam hal itu.

Karena itu pula, sebuah komunitas swadaya masyarakat yang menanamkan kepedulian terhadap masjid dan mushola lahir di Samarinda. Ialah Komunitas Peduli Masjid yang aktif merawat dan memakmurkan masjid.

Komunitas Peduli Masjid (KPM) terbentuk 14 Oktober 2015. Awalnya, komunitas ini berdiri dari beberapa orang yang ingin membentuk perkumpulan yang peduli terhadap keberadaan masjid dan mushola.

Mereka beraktivitas membersihkan masjid, mengecat, hingga mendirikan plang masjid atau mushola. Hasilnya, pemandangan baru dari tempat ibadah yang indah.

"Tiap 2 minggu sekali kami berkeinginan membersihkan masjid maupun musholla yang kurang terawat dan kotor Kami memilih komunitas karena lebih mudah dibentuknya daripada lembaga atau yayasan. Untuk sementara, masih sebatas beramal, silaturahmi, dan have fun. Kalau lembaga dan yayasan, kan mesti ada akta notarisnya," ujar salah seorang pendiri KPM, Lutfi Bachtiar.

Lutfi menerangkan jika KPM dipilih karena nama yang pas untuk kegiatan kita. Komunitas ini pun kemudian bergerak dari masjid ke masjid demi memberikan kontribusi nyata untuk kebersihan dan aktivitas di masjid yang berfaedah.

"Awalnya berkumpul untuk bersama sama membersihkan masjid dan musholla. Sistem kerjanya tiap 2 minggu sekali kegiatannya. Alhamdulillah, sejak berdiri, KPM sudah banyak melakukan aksi bersih-bersih masjid dan musholla. Bahkan ada beberapa musholla yang direnavasi," ujar Lutfi.

Tak hanya turut membersihkan masjid dan mushola, KPM juga turut memberikan kontribusi untuk mengajak warga sekitar agar kembali menghidupkan mushola yang vakum.

Selain itu, KPM juga ada membantu sesama anak yatim piatu, kaum duafa, korban musibah, dan sesama yang membutuhkan bantuan.

"Musholla yang tidak aktif, KPM berusaha mengajak warga sekitar untuk menghidupkan kembali mushola tersebut. Tahap pertama biasa kita membuka TPA dulu. Alhamdulillah, ada salah satu musholla yang sekarang aktif dan KPM membentuk TPA juga. Sudah berjalan 1 tahun lebih dengan murid kurang lebih 30 anak," papar Lutfi.

Meski tak memiliki kerjasama dengan pemerintah, KPM tetap berjalan. KPM saat ini memiliki anggota yang mencapai puluhan. Anggota tersebut belum termasuk warga yang turut memberikan kontribusi melalui bantuan dana maupun barang.

"Untuk yang mau bergabung, KPM terbuka untuk semua kalangan. Jadi, semua bisa menjadi anggota KPM. Anggotanya tidak terikat. Kkita semua bergerak dengan penuh keikhlasan dengan mengharapkan ridho Allah SWT," ujar Lutfi.

Meskipun masih bergerak di wilayah Samarinda dan sekitarnya, KPM tetap membuka diri terhadap pembentukan komunitas serupa di daerah lain di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Untuk saat ini, KPM masih fokus untuk wilayah Samarinda. Jika teman-teman di kota lain yang ingin membentuk, inshaaallah KPM Samarinda siap membantu," pungkas Lutfi.

Sumber : kliksamarinda
avatar
SlowbosSMR
Admin

Posts : 5
Points : 14
Reputation : 0
Join date : 2017-01-31
Location : Samarinda

View user profile http://relawansamarinda.forumotion.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum